Gargantua (Lubang Hitam)
Interstellar yag berarti antar
bintang adalah film fiksi ilmiah petualangan tahun 2014 yang disutradarai
oleh Christopher Nolan dan diproduseri
oleh Emma Thomas. Yeah, fyi interstellar adalah batas pengetahuan
manusia tentang astronomi, kalian tahu kan kita hidup di galaksi bernama Bima
Sakti? Nah selain itu ada ribuan galaksi yang berbeda-beda di luar sana.
Di masa depan
saat bumi dilanda krisis, badai terjadi, panen yang gagal, badai debu yang
menerjang daratan. Apa yang bisa diharapkan?
Cooper, seorang
mantan pilot uji coba NASA dimintai agar ikut bekerja sama dengan Profesor
Brand dalam misi menyelamatkan bumi. Profesor Brand memintanya untuk mencari
planet baru yang memiliki potensi untuk hidup di sana. Bersama Amelia Brand dan
beberapa rekan kerja, akhirnya merek berangkat meninggalkan bumi dan mencari
panet baru di Galaksi Bima Sakti.
Keputusan
cooper yang memilih bergabung membuat anaknya Murph kecewa, dan berakhir dengan
perpisahaan yang tidak baik. Cooper, putri profesor Brand, Amelia (Anne Hathaway),
fisikawan Rommily (David Gyasi), geografer Doyle (Wes Bentley) beserta satu robot
serbaguna bernama TARS (Bill Irwin) berangkat menuju Saturnus selama dua tahun
sebelum terbang ke galaksi baru. Ketika melintasi lubang cacing, Amelia bertemu
makhluk luar dimensi yang ia yakini menaruh lubang cacing untuk menyelamatkan
umat manusia.
Melewati lubang cacing dan berada di
dimensi lain tentunya menghadapi rentang waktu yang berbeda dengan bumi, mereka
menemukan planet yang berpotensi untuk bisa di huni. Namun, mereka menemukan
bahwa planet tersebut tidak layak huni karena ada banyak gelombang pasang
raksasa yang terus-menerus menerjang permukaan. Saat mereka kembali ke Edurance
mereka telah melewati waktu selama 23 tahun.
Murph telat bergabung di NASA dan terus
berusaha untuk menyelesaikan masalah fisika yang selama ini membuat Prof Brand
bingung. Masalahnya adalah bagamana manusia bisa dapat keluar dari tarikan
gravitasi yang ada di bumi secara menyeluruh. Di usia yang semakin tua, Prof
Brand merasa sudah tidak memiliki kemampuan lagi dan tidak ada harapan untuk
membawa Cooper dan Endurance pulang. Murph diberi tahu bahwa sebenarnya dari
awal Prof Brand sudah mengetahui tidak ada jalan keluar dalam persoalan yang
dihadapi manusia pada saat ini.
Murph mengirim pesan yang di
terima Endurance bahwa tidak ada jalan keluar, Cooper
menyadari masih ada harapan untuk menyelamatkan umat manusia, melewati
Gargantua dan mengirim TARS ke dalamnya untuk mengumpulkan data singularitas di
balik lubang hitam kemudian melempar pesawatnya dengan bantuan
gravitasi ke arah planet Edmunds. Cooper berbohong kepada Amelia dan mengirim
pesawatnya sendiri ke Gargantua sehingga Amelia dapat keluar dari tarikan
gravitasi. Cooper melontarkan dirinya sebelum pesawatnya hancur, lalu terjebak
di ruang luar dimensi tempat waktu tidak bersifat linier dan diwakili oleh kamar
tidur Murph. Ia sekarang mampu menyaksikan setiap detik hidup Murph secara
bersamaan, lalu menyadari bahwa dirinya adalah hantu Murph dan dapat
memancarkan data yang dikumpulkan TARS melalui batasan dimensi agar Murph bisa
menyelesaikan persamaan Profesor Brand.
Misi Cooper
akhirnya selesai. Makhluk luar dimensi, manusia yang telah berevolusi dan
melintasi alam semesta fisik, menutup ruang tesseract tersebut
dan melepaskan Cooper kembali ke tata surya melalui lubang cacing di dekat
Saturnus. Ia pun ditemukan oleh sebuah wahana NASA. Ia bangun di wahana NASA
yang berperan sebagai pemandu wahana pengangkut manusia lainnya menuju lubang
cacing. Cooper akhirnya bertemu kembali dengan Murph yang saat ini merupakan
wanita lanjut usia, karena rentang waktu setelah melewati lubang cacing sangat
panjang. Setelah mengucapkan kata-kata perpisahan untuk terakhir kalinya, ia
mencuri salah satu kapal NASA dan masuk ke lubang cacing untuk mencari Amelia
yang telah menemukan sisa-sisa ekspedisi Edmunds sekaligus planet yang dapat
menopang kehidupan.







