Showing posts with label puisi indah. Show all posts
Showing posts with label puisi indah. Show all posts

Wednesday, December 11, 2019

Puisi: Malam yang Indah



Malam ini indah
Saat kita duduk berhadapan
Berbagi cerita
Tawamu
Menenangkan hariku yang suram
Senyummu
Mengapa senyum itu menular padaku
Saat seperti ini
Dunia serasa berhenti berputar
Serasa melawan waktu
Menolak beranjak
Gengamlah tanganku
Genggam tangan ini
Berdua kita lewati waktu semakin berlalu
Bersama cinta yang tak menua
Melawan waktu
Karenamu
Melamun memikirkanmu
Takkan pernah seindah ini

Friday, December 6, 2019

Puisi: Waktu




Waktu yang mulai mengupas
Mengupas masa lalu
Terulang dalam irama ketidakpastian
Inginku menolak
Tapi waktu mendorong
Dulu
Disaat kita berhadapan dan tertawa
Kenangan indah
Rusak karena rakusnya diri
Waktu mulai berlalu
Menyisakan sakit yang tak kunjung sembuh
Akankah ini berakhir?
Akankan aku melupakanmu?
Dulu
Kita berdiri Bersama
Sekarang kita pergi dengan arah yang berbeda
Aku
Tetap berputar di tempat yang sama
Didalam jurang ketidakpastian

Monday, December 2, 2019

Puisi: Senja





Senja
Semilir angin berhembus
Dengan lembut membelai wajahmu
Matahari yang mulai terbenam
Meninggalkan sinar jingga yang indah
Indah
Tentu saja
Jika ada kata yang bermakna lebih dari indah
Itulah kamu
Tahukah kamu siapa musuhku mulai saat ini?
Waktu
Aku tak ingin momen ini berakhir karna waktu
Terlalu indah untuk dikenang
Terlalu indah untuk terlupakan

Sunday, December 1, 2019

Puisi: Bersamamu







Sore ini menenangkan
Menikmati udara yang sejuk
Angin yang bertiup membelai wajahmu
Sadarkah kamu? Kamu sangat indah
Sinar mentari yang lembut
Menyentuh wajahmu
Nikmat tuhan mana yang kulewati
Tahukah kamu
Aku terus membayangkan
Saat kubangun dipagi hari
Dan menatap indah matamu
Tersenyum
Bersyukur atas nikmat tuhan yang begitu indah
Kehadiranmu
Adalah anugerah
Kehadiranmu
Hadiah dari tuhan untukku
Telah lama kuterus mencari hadiah tuhan
Sampai kumenemukanmu
Kekasih hatiku

Friday, November 29, 2019

Puisi: Kenangan





Kutatap tubuh bungkuk itu
 Tubuh yang dulunya kokoh 
Ibu
Ingatkah saat aku kecil
Ibu terlihat gagah dengan menggenggam kayu
Aku tahu
Aku terlalu lama bermain
Ibu
Teringat olehku saat aku jatuh sakit
Enggkau gelisah
Di bawah matamu menghitam
Ingin rasanya ku hapus air matamu
Ibu
Teringat olehku saat kau tersenyum dan tertawa lepas
Rasanya aku ingin menghentikan waktu
Hanya ingin berbagi keluh kesal bersamamu
Ibu
Engkau adalah arti kasih sayang untukku
Terima kasih
ibu

Wednesday, November 27, 2019

Puisi: Untuk Ibu







Untuk Ibu
Ibu
Ingin sekali ku mengulang masa kecilku
Masa dimana engkau terlihat kuat ibu
Ketika engkau memanggilku dengan sebilah kayu ditanganmu
Aku tau
Itu sebuah peringatan agar aku cepat pulang
Itu bentuk kasih saying yang terbentuk secara alami
Kuingat masa itu wahai ibu
Ketika aku terbaring sakit
Engkau dengan penuh kesabaran merawatku
Ibu
Lihatlah ibu
Kini kau telah renta
Kulitmu mulai keriput
Hukum alam yang bermakna engkau telah mencicipi manis pahit kehidupan
Tanpa kenal lelah
Tanpa digaji
Dan tak akan pernah bisa dibayar
Ibu

5 Fakta Kamen Rider Black. Si Ksatria Baja Hitam

Dunia perfilman selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta Box Office atau bioskop, sampai saat ini sudah banyak film yang mengudara....